Tamim bin Aus Ad-Dari

Tamim bin Aus Ad-Dari
Oleh Who Muhammad Is Tim
| Komentar

Silsilah Tamim bin Aus ad-Dari

Ia adalah sahabat Tamim bin Aus bin Kharijah bin Suwad bin Jadzimah ad-Dari al-Lakhmi al-Filastini. Nama “ad-Dari” dinisbatkan kepada salah satu leluhurnya, dan “al-Lakhmi” merujuk pada suku Lakhm, sebuah cabang dari Ya'rub bin Qahtan. Kunyah (gelar kehormatan)-nya adalah Abu Ruqayyah. Ia lahir di Palestina, di mana ia merupakan seorang rahib dan ahli ibadah.

Keturunan Tamim ad-Dari masih tinggal di Hebron (Al-Khalil) hingga hari ini, dikenal sebagai keluarga Al-Tamimi. Cabang-cabang keluarga ini juga tersebar di Nablus, Jenin, Jaffa, dan sebelah timur Yordania, terutama keluarga Al-Majali di Al-Karak yang menisbatkan diri kepada beliau.

Masuk Islamnya Tamim bin Aus ad-Dari

Tamim bin Aus ad-Dari awalnya adalah seorang Nasrani. Ia memeluk Islam pada tahun kesembilan Hijriah. Ia tinggal di Madinah dan kemudian pindah ke Syam setelah terbunuhnya Utsman bin Affan. Ia menjadi sahabat Nabi Muhammad ﷺ dan meriwayatkan beberapa hadits dari Nabi. Ia juga ikut serta dalam beberapa peperangan bersama Nabi.

Rasulullah ﷺ memberikan kepadanya dan saudaranya Nu’aym kota Hebron (yang dulu disebut Habra) sebagai tanah hibah, serta Bayt ‘Aynun, sebuah tempat di dekat desa Asy-Syuyukh di wilayah Hebron.

Sifat-Sifat Tamim bin Aus ad-Dari

Tamim ad-Dari dikenal memiliki beberapa sifat, di antaranya:

  • Ahli Ibadah: Ia terkenal karena ibadahnya yang banyak, terutama shalat malam dan tilawah Al-Qur’an.
  • Wara’ dan Amanah: Diriwayatkan bahwa ia pernah berdagang ke Syam bersama Adi bin Baddah. Seorang pria bernama Budeil bin Abi Maryam membawa barang dagangan, termasuk sebuah bejana perak, namun ia jatuh sakit dan berwasiat agar Tamim dan rekannya mengembalikan bejana itu kepada keluarganya. Namun keduanya menjual bejana tersebut seharga 1.000 dirham dan membagi hasilnya. Setelah Tamim masuk Islam, ia kembali kepada keluarga Budeil, menjelaskan kejadian itu, dan mengembalikan 500 dirham, serta memberitahu bahwa rekannya memiliki sisanya.

Keutamaan dan Keistimewaan Tamim bin Aus ad-Dari

  • Banyak hadits yang diriwayatkan darinya oleh para sahabat dan tabi’in, seperti: Anas bin Malik, Ibnu Abbas, Syahr bin Hawsyab, Katsir bin Murrah, Zurarah bin Aufa, Rawh bin Zunba’, Sulaim bin Amir, dan lainnya.
  • Ia adalah orang pertama yang menyalakan lampu di masjid. Ia memperkenalkan penggunaan lampu minyak dan lentera untuk penerangan masjid, sedangkan sebelumnya mereka menggunakan daun kurma sebagai penerangan. Ia mengirim lima anak laki-laki untuk tugas ini, salah satunya bernama Fath, yang kemudian dinamai oleh Nabi ﷺ sebagai Siraj (lampu).
  • Ia juga orang pertama yang menyampaikan cerita (qasas) secara publik pada masa kekhalifahan Umar bin Al-Khattab.

Wafatnya Tamim bin Aus ad-Dari

Setelah berpindah dari Madinah ke Syam, Tamim bin Aus ad-Dari menetap di Palestina setelah terbunuhnya Utsman (semoga Allah meridhoinya). Ia wafat di sana pada tahun 40 H. Makamnya terletak di desa Bayt Jibrin di kota Hebron, Palestina.

Kategori Sahabat

Tinggalkan Komentar

Harap jangan menggunakan nama bisnis Anda untuk berkomentar.