Barrah binti Abdul Muttalib "Bibi Nabi"
Barrah binti Abdul Muttalib bin Hasyim bin Abd Manaf adalah seorang wanita bangsawan dari suku Quraisy dan anggota klan Bani Hasyim. Ia adalah salah satu bibi dari pihak ayah Nabi Muhammad ﷺ dan saudari dari ayah beliau, Abdullah bin Abdul Muttalib. Ia lahir di Makkah.
Ayahnya: Abdul Muttalib bin Hasyim, pemimpin suku Quraisy.
Ibunya: Fatimah binti Amr bin Aidh bin Imran bin Makhzum, dari klan Bani Makhzum.
Saudara Barrah binti Abdul Muttalib
Barrah memiliki beberapa saudara laki-laki dan perempuan dari ayahnya, Abdul Muttalib. Beberapa dari ibu yang sama, lainnya dari ibu yang berbeda. Saudara-saudaranya yang terkenal antara lain:
- Abdullah bin Abdul Muttalib (ayah Nabi Muhammad ﷺ)
- Abu Thalib bin Abdul Muttalib
- Al-Abbas bin Abdul Muttalib
- Az-Zubair bin Abdul Muttalib
- Al-Harits bin Abdul Muttalib
- Hamzah bin Abdul Muttalib
- Abu Lahab (Abd al-Uzza) bin Abdul Muttalib
- Shafiyyah binti Abdul Muttalib
Suami dan Anak Barrah binti Abdul Muttalib
Barrah menikah dengan Abu Umayyah bin al-Mughira al-Makhzumi, seorang bangsawan dari klan Bani Makhzum. Dari pernikahan ini, ia memiliki:
- Ummu Salamah (Hindun binti Abu Umayyah) — Salah satu sahabat wanita yang dihormati dan kemudian menjadi istri Nabi Muhammad ﷺ, termasuk dalam Ummahatul Mukminin.
Kehidupan Barrah binti Abdul Muttalib
Barrah hidup di Makkah dan berasal dari keluarga yang terkemuka serta dihormati. Meskipun tidak banyak detail tentang kehidupan sehari-harinya, ia dikenal karena garis keturunannya yang mulia, sebagai bibi Nabi dan ibu dari salah satu istri beliau. Kehidupannya mencerminkan keterkaitan antara keluarga-keluarga kunci Quraisy pada masa menjelang Islam.
Warisan Barrah binti Abdul Muttalib
Warisan Barrah terletak pada garis keturunannya dan peran putrinya, Ummu Salamah, dalam sejarah awal Islam. Ummu Salamah adalah perawi banyak hadits Nabi dan ikut serta dalam peristiwa penting seperti hijrah ke Habsyah dan Perjanjian Hudaibiyah.
Sebagai bibi Nabi dan ibu dari salah satu Ummahatul Mukminin, Barrah memiliki tempat yang dihormati dalam warisan Islam, meskipun ia sendiri tidak secara aktif terlibat dalam gerakan Islam.
Kematian Barrah binti Abdul Muttalib
Tidak ada tanggal pasti atau catatan rinci tentang kematian Barrah. Kemungkinan besar ia wafat sebelum hijrah Nabi ke Madinah, kemungkinan masih di Makkah. Diyakini juga bahwa ia meninggal sebelum memeluk Islam, meskipun tidak ada catatan pasti tentang keyakinannya.