Qutham bin Abd al-Muttalib "Paman Nabi"

Qutham bin Abd al-Muttalib "Paman Nabi"
Oleh Who Muhammad Is Tim
| Komentar

Qutham bin Abdul Muttalib bin Hasyim

Qutham bin Abdul Muttalib bin Hasyim adalah salah satu putra dari tokoh besar Quraisy, Abdul Muttalib, dan dengan demikian merupakan paman Nabi Muhammad ﷺ. Ia wafat saat masih kanak-kanak, sehingga informasi tentang dirinya sangat terbatas dan kadang-kadang tertukar dengan keponakannya, Qutham bin Al-Abbas. Artikel ini menghimpun informasi dari karya-karya silsilah dan sejarah awal, serta menunjukkan di mana sumber-sumber tersebut saling berbeda atau tidak sepakat.

Silsilah dan Keluarga Qutham bin Abdul Muttalib

  • Ayah: Abdul Muttalib (Syaibatul Hamd), pemimpin Quraisy.
  • Ibu: Shafiyyah binti Junaydib (atau “Jundub”) bin Hujayr bin Riab dari Bani Amir bin Sa’sa’ah.
  • Saudara kandung: Al-Harits dan Al-Ghidaq (Nawfal). Al-Muqawwim kadang juga disebut sebagai saudara kandung. Abdullah (ayah Nabi) dan Shafiyyah binti Abdul Muttalib berasal dari ibu yang berbeda.

Kelahiran dan Kematian Qutham bin Abdul Muttalib

Para penulis sejarah awal Islam menyebutkan: “Ia wafat pada usia sembilan tahun, lima puluh enam tahun sebelum Hijrah, tiga tahun sebelum kelahiran Nabi.” Jika Hijrah dihitung tahun 622 M, maka ia wafat sekitar tahun 566 M dan lahir sekitar tahun 575 M.

Kedudukannya di Hati Abdul Muttalib

Al-Baladhuri dalam kitab Ansab al-Ashraf menyebutkan bahwa Abdul Muttalib sangat mencintai Qutham dan berduka berat ketika ia wafat.

Hubungan Nama Qutham dengan Nabi Muhammad

Laporan yang sama menyebutkan bahwa ketika Nabi Muhammad ﷺ lahir, Abdul Muttalib awalnya ingin menamakannya “Qutham” sebagai bentuk penghormatan kepada anaknya yang telah wafat. Namun Amina menceritakan mimpi yang memerintahkannya untuk menamai bayi itu “Muhammad,” sehingga Abdul Muttalib mengubah niatnya. Beberapa orientalis modern mencoba mengklaim bahwa “Qutham” adalah nama asli Nabi, namun klaim ini bertentangan dengan seluruh tradisi biografi Islam.

Qutham bin Abdul Muttalib Tidak Meninggalkan Keturunan

Para ahli silsilah sepakat bahwa Qutham wafat sebelum dewasa dan tidak meninggalkan keturunan.

Sebutannya dalam Kitab-Kitab Klasik

Sumber Penjelasan tentang Qutham
Al-Baladhuri, Ansab al-Ashraf Menyebutkan silsilahnya, nama ibunya, wafat sebelum kenabian, dan insiden penamaan Nabi.
Ibnu Sa’d, Tabaqat al-Kubra Mencatatnya sebagai salah satu putra Abdul Muttalib dan menyebutkan bahwa ia tidak memiliki keturunan.
Al-Halabi, Al-Sirah al-Halabiyyah dan karya-karya belakangan lainnya Mengulang usia sembilan tahun dan wafat tiga tahun sebelum kelahiran Nabi.
Ja’far Murtadha, Al-Sahih min Sirat al-Nabiyy al-A'zam Meragukan eksistensinya dan menyarankan kemungkinan tertukar dengan tokoh lain.

Pembedaan antara Qutham bin Abdul Muttalib dan Qutham bin Al-Abbas

Kita tidak boleh mencampuradukkan antara paman Nabi, Qutham bin Abdul Muttalib (yang wafat sebelum Islam), dengan sepupunya, Qutham bin Al-Abbas, yang hidup pada masa Nabi, melayani di bawah kepemimpinan Ali, dan gugur sebagai gubernur Samarkand pada tahun 50 H / 670 M. Sumber klasik dengan jelas membedakan antara keduanya, meskipun banyak situs modern yang mencampuradukkannya.

Kategori Kerabat

Tinggalkan Komentar

Harap jangan menggunakan nama bisnis Anda untuk berkomentar.